Nadiem Pilih Menyelamatkan Ekonomi Sekolah Ketimbang Kurikulum Darurat

masukkampus


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) belum berencana merumuskan kurikulum darurat untuk masa pandemi virus korona (covid-19). Penyelamatan ekonomi sekolah di tengah pandemi dinilai lebih penting. Yang darurat adalah dalam sekolah sendiri, bagaimana yang penting apakah ekonomi sekolah dan kebutuhan beli kuota terpenuhi.
.
Menurut dia, Kemendikbud juga memilih fokus memikirkan kesejahteraan guru. Jadi insan pendidikan langsung bisa menerima bantuan pada masa krisis seperti sekarang.
.
Menurutnya, ditiadakannya Ujian Nasional (UN) dan tidak ada kewajiban memenuhi kompetensi kurikulum telah mengubah banyak hal di sektor pendidikan. Lagi pula, membuat kurikulum darurat akan memakan waktu yang lama.
.
Secara khusus, Nadiem meminta guru, orang tua dan murid agar bisa beradaptasi di masa krisis pandemi. Nadiem menyebut banyak hikmah yang dapat dipetik dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan metode daring ini.
.
Bagi Nadiem, yang terpenting saat ini seluruh insan pendidikan bisa beradaptasi dengan mendahulukan kesehatan. Ia berharap kemampuan literasi siswa juga bisa digenjot dengan banyak waktu di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jalur Mandiri IPB Boleh Gunakan Skor UTBK/Ujian Tulis, Ini Jadwalnya!

Terdapat dua metode seleksi yang digunakan, yaitu melalui ujian tulis berbasis komputer yang dilaksanakan oleh IPB atau menggunakan skor UTBK..Materi yang diujikan untuk UTM-BK program sarjana (S1) yaitu Tes Kemampuan Skolastik yang bersifat Higher Order Thinking Skills(HOTS). Jumlah soal sebanyak 20 soal. Waktu pengerjaan adalah 60 menit. Sistem penilaian : […]

Subscribe US Now