Kemendikbud: Guru Tak Boleh Bebankan Tugas Di Luar Kemampuan Siswa

masukkampus

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat ada 246 pengaduan dari siswa terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat pandemi Corona, terbanyak yakni soal keluhan tugas yang menumpuk dengan waktu pengumpulan yang dekat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta guru tidak memberiakan beban tugas kepada siswa di luar batas kemampuannya.
.
Hamid menuturkan terkait aduan siswa karena tugasnya terlalu banyak dan menumpuk, Mendikbud Nadiem Makarim sudah mengeluarkan tiga kebijakan. Pertama, kata dia, siswa diberi aktivitas dan tugas sesuai dengan minat dan kondisi siswa termasuk masalah kesenjangan akses informasi.
.
Kedua, siswa diberi pembelajaran yang bermakna tanpa harus mengejar ketuntasan kurikulum. Ketiga, siswa diberikan pendidikan kecakapan hidup yang berguna dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemahaman tentang virus Corona dan bagaimana mencegah penyebarannya.
.
Selain itu, terkait aduan siswa tidak memiliki kuota internet dan mengusulkan agar pemerintah memberikan akses internet secara gratis ke siswa selama PJJ, Hamid menilai Kemendikbud telah memberikan kelonggaran dalam aturan penggunaan dana BOS. Menurutnya, selama proses pembelajaran jarak jauh dana BOS bisa digunakan membeli pulsa untuk kegiatan pembelajaran.
.
Seperti diketahui, survei KPAI itu dilakukan pada 13 April-20 April 2020 dengan total responden 1.700 gabungan siswa mulai dari jenjang TK sampai SMA/sederajat dan tersebar di 20 Provinsi dan 54 Kabupaten/Kota.
.
Pengambilan sampel menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik multistage random sampling. Responden terbanyak adalah siswa SMA. Survei ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa dalam pembelajaran jarak jauh.
.
Dari 1.700 responden, Retno menjelaskan sebanyak 77,8 persen siswa kesulitan karena tugas yang menumpuk antar guru. Terlebih lagi waktu pengumpulan tugas yang terbilang pendek.
.
Kesulitan selanjutnya dalam pembelajaran jarak jauh dengan sistem daring adalah terkait masalah kuota internet. Retno menyebut sebanyak 42,2 persen mengaku tidak memiliki kuota yang memadai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kemendikbud Menyiapkan Skenario Belajar Di Rumah Sampai Akhir Tahun

Sebagai antisipasi andai wabah virus corona (Covid-19) masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga 2020..Hamid mengatakan hingga hari ini tercatat sebanyak 97,6 persen sekolah sudah melakukan pembelajaran jarak jauh. Sisanya sebanyak 2,4 persen belum melakukan karena daerahnya […]

Subscribe US Now