Gara-gara Corona, Belasan Ribu Ikut Petisi Skripsi Dihapus

masukkampus

Belasan ribu orang menandatangani petisi yang menuntut penghapusan kewajiban skripsi bagi mahasiswa terkait risiko penularan virus corona (Covid-19).
.
Jumlah penandatangan petisi di situs Change.org itu telah mencapai 14.421 orang. Dalam pengantarnya, kondisi terkait Covid-19 saat ini telah membuat para mahasiswa kesulitan mengerjakan tugas akhir agar bisa kuliah tersebut.
.
Selain itu, pembuat petisi tersebut, Fachrul Adam meminta pemerintah ataupun pihak kampus dapat meringankan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).
.
Tapi, tak semua mahasiswa tingkat akhir setuju pada usulan penghapusan skripsi. Salah satunya, mahasiswa tingkat akhir di Universitas Pasundan, Yoga Rahadian. Yoga mengatakan lebih menyetujui penghapusan uang kuliah selama virus corona, sedangkan skripsi dinilai tetap perlu untuk mengukur peningkatan kualitas sang mahasiswa.
.
Mahasiswa tingkat akhir lainnya, Kamaluddin Nur Zaky, juga lebih memilih dihapuskannya uang kuliah ketimbang penghapusan skripsi. .
Begitu pula Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Syah Rizal, yang menyatakan tidak setuju adanya penghapusan skripsi. Ia lebih memilih untuk menghapus uang kuliah di tengah pandemi corona.
.
Kepala Bidang Humas Kemendikbud, Ade Erlangga, menyebut penghapusan skripsi bisa dilakukan lewat program Kampus Merdeka. Dalam penjelasannya, skripsi bisa digantikan dengan riset atau kegiatan sosial lainnya.
.
Mengenai penghapusan uang kuliah, Ade menyebut itu merupakan kewenangan tiap institutsi, terutama kampus negeri yang menetapkan UKT sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kemendikbud: Masa Belajar Mahasiswa Diperpanjang Satu Semester

Penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia semakin meluas, sehingga pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan sosial kepada masyarakatnya..Salah satunya adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai pembelajaran jarak jauh melalui online (daring)..Kini, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud juga mengeluarkan Surat Edaran mengenai Masa […]

Subscribe US Now