UI dan IPB Melakukan Studi Bahwa Jambu Biji Bisa Cegah Corona

masukkampus

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bersama Institut Pertanian Bogor (IPB). Kedua institusi itu mengembangkan bahan alami asli Indonesia menjadi kandidat potensial untuk pencegahan corona. Salah satunya adalah jambu biji atau dikenal dengan bahasa ilmiah psidium guajava. Tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia ini tidak hanya enak dimakan, tetapi juga menjadi pengobatan herbal untuk sejumlah penyakit, seperti DBD, diare (daun jambu biji), dan kini virus corona.
.
Berdasarkan hasil skrining aktivitas terhadap ratusan protein dan ribuan senyawa herbal terkait dengan mekanisme kerja virus, diperoleh beberapa golongan senyawa yang berpotensi untuk menghambat dan mencegah virus corona untuk menginfeksi manusia. Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidin, rhamnetin, luteolin, kaempferol, kuersetin dan myricetin. Semua senyawa ini terkandung dalam jambu biji yakni daging buah berwarna merah muda.
.
Peneliti dari Departemen Kimia Kedokteran dan Klaster Bioinformatics Core Facilities IMERI-FKUI, Rafika Indah Paramita mengatakan, dari hasil penelitian komputasi sebagai studi pendahuluan ditemukan bahwa banyaknya komponen senyawa dalam jambu biji cukup berhasil untuk mencegah infeksi virus corona. Senyawa dari jambu biji ini sudah pernah diujikan pada epidemi Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) pada 2003 lalu yang juga disebabkan virus corona.
.
Cara kerja lainnya adalah menghambat perlekatan atau penempelan protein virus pada reseptor manusia. Jadi untuk menginfeksi tubuh manusia, virus ini membutuhkan reseptor. Perlekatan virus pada reseptor disebut ACE 2. Senyawa dalam jambu biji diprediksi bisa menghalangi proses perlekatan itu.
.
Dekan FKUI Ari Fahrial Syam, mengatakan hasil penelitian akan disiapkan untuk publikasi internasional. Setelah itu pihaknya mencari dukungan industri farmasi untuk produksi yang lebih besar. Namun, proses ini belum dipastikan kapan selesainya karena masih membutuhkan penelitian ke binatang dan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

UI Hentikan Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Di Asrama & Kos Diminta Pulang

Selama masa pandemi virus corona, Universitas Indonesia (UI) memutuskan untuk menghentikan kuliah tatap muka dan menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh (PPJ). Keputusan ini berlaku sejak Rabu (18/3) hingga semester genap berakhir..Sedangkan kegiatan praktik seperti praktik laboratorium, praktik klinik, praktik industri, dan praktik di institusi akan tetap dilaksanakan. Namun, tempat-tempat praktik […]

Subscribe US Now