Universitas Brawijaya Akan Menerima 14.000 Mahasiswa Baru Di 2020

masukkampus

Universitas Brawijaya rencananya akan menerima sekitar 14.000 mahasiswa baru (maba) yang terbagi dalam beberapa jalur masuk pada 2020.
.
Rektor Universitas Brawijaya Prof Nuhfil Hanani mengatakan, secara keseluruhan kuota tersebut tak ada perubahan dibandingkan di penerimaan mahasiswa baru tahun 2019 lalu.
.
Ujar Prof. Nuhfil Hanani berdasarkan prestasi siswa kira-kira 30% dari 14.000 kuotanya, SBMPTN 40%, mandiri 30 persen.
.
Dia menambahkan, perubahan penerimaan mahasiswa baru Universitas Brawijaya akan terjadi pada kuota untuk mahasiswa Pascasarjana yang akan diturunkan dua persen.
.
Sementara, penerimaan mahasiswa baru tahun 2020 ini terdapat perubahan pada perankingan sekolah, jika tahun 2019 lalu perankingan dilakukan di pusat, saat ini pihak sekolah yang meranking murid – muridnya sendiri.
.
Ada perubahan sedikit pada sistem di perankingan di sekolah, tidak di pusat. Yang menentukan sekolah rankingnya.
.
Perubahan sistem perankingan dari pusat ke sekolah, disebut lantaran banyaknya siswa yang mendapatkan nilai bagus sehingga mempengaruhi kuota SBMPTN.
.
Lalu di SMA itu yang nilai 90 ada beberapa orang jadi melebihi kuota, sekarang diminta maksimal 40 diranking sendiri supaya tidak membeludak dan lebih simpel.
.
Nantinya Universitas Brawijaya juga akan membuka dua program studi (Prodi) baru di tahun 2020, di mana masing – masing Prodi terdapat di Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Akan Segera Dibuka Program Studi Spesialis Bedah Plastik di UB

Saat ini, di Indonesia hanya ada 200 dokter spesialis bedah plastik. Angka ini tentu saja amat kecil bila melihat tingginya permintaan terhadap bedah plastik..Berangkat dari masalah ini, Fakultas Kedokteran (FK Universitas Brawijaya (UB) dalam waktu dekat bakal membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ahli Bedah dan Rekonstruksi..Ungkap Dekan Fakultas Kedokteran […]

Subscribe US Now