5 Stereotip Jurusan Psikologi Dianggap Tidak Punya Masalah Hidup

masukkampus

Setiap jurusan pasti memiliki label tertentu, yang pada akhirnya membuat stereotip. Umumnya, stereotip ini terbentuk karena apa yang orang lihat dari luar saja tanpa mengetahui lebih lanjut secara mendalam.
.
1. Bisa baca pikiran.
Kamu yang anak psikologi, pasti sering banget dengar kalimat sejenis ini. Memang, kalian belajar ilmu untuk mengetahui perilaku dan mental seseorang. Tapi, bukan berarti dengan begitu, kalian bisa dengan mudahnya membaca pikiran orang. Apalagi, membaca mereka yang baru dikenal.
.
2. Bisa menebak perasaan orang juga
Anak psikologi gampang banget jadi tempat curhat orang-orang yang sedang jatuh cinta. Mereka ingin tahu bagaimana perasaan gebetannya untuknya. Padahal, anak psikologi itu gak selamanya bisa menebak perasaan orang. Mereka hanya bisa menganalisis perasaan seseorang dari perilaku orang tersebut.
.
3. Anak psikologi itu bak malaikat
Banyak yang merasa anak psikologi akan selalu mengerti orang. Mereka jadi bak malaikat yang selalu baik, sabar, dan pengertian. Padahal, anak psikologi juga manusia. Mereka merasakan kesal, marah, dan gak selalu sabar menghadapi orang kok! Jangan sampai orang-orang jadi semena-mena dengan anak psikologi karena merasa mereka selalu mampu sabar.
.
4. Dianggap gak punya masalah hidup
Mereka dianggap mampu memahami diri mereka sendiri karena selalu belajar tentang psikologi manusia. Banyak yang menganggap anak psikologi mampu menyelesaikan masalah mentalnya sendiri.
.
Padahal, anak psikologi juga punya masalah hidup kok! Gak jarang, ada yang merasakan masalah hidup lebih berat karena selalu berhubungan dengan masalah orang lain.
.
5. Pekerjaannya mengurus orang gila
Banyak juga prospek kerja anak psikologi. Misalnya, menjadi konselor, HRD perusahaan, Research and Development (RD) sampai trainer.
.
Mereka yang bekerja untuk mengurus orang-orang dengan gangguan mental, lebih spesifik mengambil jurusan Ilmu Psikiatri (Kedokteran Jiwa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

5 Cara Menghilangkan Fobia Matematika Ampuh Gak Ya?

Rasa takut dan cemas pada Matematika sering kali terjadi pada siswa. Rasa ketakutan akan Matematika semakin memburuk selama jam pelajaran Matematika, terutama ketika ujian. Ketakukan ini muncul akibat siswa merasa kesulitan untuk memahami dan menghafal berbagai rumus dan teori Matematika..Beberapa siswa bahkan mengalami masalah serius, seperti depresi, serangan panik, menggigil, […]

Subscribe US Now