Mahasiswi Pegang HP di Ruang Kuliah Ditampar Dosen

masukkampus

Diduga kesal karena seorang mahasiswi memegang handphone (HP) di ruang kulaih, seorang dosen menampar sang mahasiswi.
Dosen pada Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Abdul Aziz dilaporkan menampar mahasiswa perempuan atau mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Fakultas Bahasa dan Sastra ( FBS ), Universitas Negeri Makassar ( UNM ).
.
Korban bernama Nurfadhillah, angkatan tahun 2019 atau masih berstatus mahasiswa baru atau Maba. Akibat peristiwa ini, Dekan FBS UNM, Syukur Saud menjatuhkan sanksi kepada pelaku atau Abdul Aziz.
.
Kronologi Penamparan di Ruang Kulaih
Peristiwa ini bermula saat Abdul Aziz sekaligus dosen mata kuliah sedang mengajar di ruang kelas, Selasa (27/8/2019).
.
Sebagaimana lazimnya, pada awal mengajar, Abdul Aziz meminta mahasiswa untuk menonaktifkan atau tidak menggunakan handphone atau HP selama kegiatan belajar dan mengajar berlangsung.

Namun, Nurfadhillah agak telat menonaktifkan HP-nya. Saat akan menonaktifkan HP-nya, pada saat itu pula korban ditampar. Pak Aziz ( Abdul Aziz ) jalan ke belakang, lalu terjadi peristiwa itu ( penamparan ).
.
Korban, Nurfadhillah tak ditampar menggunakan tangan secara langsung, namun menggunakan kertas 6 lembar yang diklip. Lebih lanjut, kata Syukur Saud, kertas tersebut menusuk bola mata korban hingga terjadi luka ringan. Setelah peristiwa tersebut, kondisi korban membaik dan kini tetap bisa melihat secara normal.
.
Traumanya perlahan mulai hilang. Sanski penonaktifan mengajar kepada Abdul Aziz belum final.
.
Peristiwa penamparan mahasiswa bukan “dosa” pertama Abdul Aziz selama lebih 10 tahun mengabdi di kampus eks IKIP Ujungpandang itu.
Sebelumnya, dia pernah ketahuan melakukan plagiat karya ilmiah hingga didemo mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

ITB Buka Cabang Kampus Di Cirebon Beroperasi Tahun 2020

Institut Teknologi Bandung (ITB) akan segera memiliki kampus di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pemkab Cirebon bersama Kemenristekdikti telah menandatangi kesepakatan hibah dan pinjam pakai tanah yang difungsikan untuk kampus ITB..Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan keberadaan ITB di Cirebon akan memberikan dampak yang besar, khususnya untuk peningkatan kualitas […]

Subscribe US Now