Wow! Dua Mahasiswa Papua jadi Pilot Pertama di Maskapai Ternama!

masukkampus

Dua mahasiswi asal Papua Barat berhasil mencetak sejarah. Vanda Korisano dan Martha Itaar menjadi pilot pertama di dua maskapai top Indonesia. Keduanya merupakan penerima beasiswa dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Pemerintah Provinsi Papua yang menempuh pendidikan di Nelson Aviation College, Selandia Baru, sejak 2014.
.
Vanda diterima sebagai pilot di Garuda Indonesia, sedangkan Martha di Citilink. Mereka mengaku merasa memiliki tanggung jawab besar agar lebih banyak anak Papua yang bisa mendapat kesempatan menjadi penerbang di maskapai nasional. Martha menambahkan moda transportasi udara sangat penting bagi tanah kelahirannya apalagi sector aviasi di daerahnya juga semakin berkembang. Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan rasa bangganya dapat merekrut putri Papua terbaik. Hal ini membuktikan bahwa siapa pun bisa menjadi pilot asalkan berprestasi dan mampu. Menurut Ari untuk menjadi bagian dari cockpit crew Garuda Indonesia Group harus melewati standar kualifikasi yang tinggi dan proses yang panjang. Ari berharap langkah yang dibuat Vanda dan Marta dapat menjadi lokomotif penarik putra/putri Papua lainnya di Garuda Indonesia.
.
Vanda dan Marta tercatat pernah mendapatkan penghargaan sebagai penerbang terbaik sepanjang tahun untuk mahasiswa internasional (Best All Round Flying Performance For International Students). Setelah lulus, mereka memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya ke salah satu sekolah penerbangan di Jakarta. Pada tahun ini, kerja keras dan perjuangan mereka akhirnya terbayarkan, mimpinya untuk menjadi pilot maskapai terbesar Indonesia, Garuda Indonesia, terpenuhi.
Keren ya Glads!!! Ingin ikuti jejak mereka?✨

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bidikmisi UB Akan Dihentikan Jika IP Tak Memenuhi Kriteria

Universitas Brawijaya (UB) Malang telah melakukan verifikasi bagi 1300 calon penerima beasiswa Bidikmisi di Gedung Samanta Krida. Kegiatan selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 7 dan 8 Agustus 2019. Selanjutnya pada 9 Agustus 2019, UB akan melakukan evaluasi kelanjutan apakah pendaftar layak menerima atau tidak Bidikmisi..Anenesia dari Purworejo, Jawa […]

Subscribe US Now