Pembawa Baki Bendera 17 Agustus 2019 Meninggal Dunia

masukkampus

Kabar kepergian Paskibraka Aurellia Quarratu Aini membuat publik terkejut. Perempuan asal SMA Islam Al Azhar BSD ini adalah calon pembawa baki bendera upacara 17 Agustus mendatang. Aurel mengembuskan napas terakhir di rumahnya, Cipondoh, Tangerang, Kamis 1 Agustus lalu. Ayah Aurellia, Farid Abdurrahman (42) akhirnya buka suara mengenai kejadian yang menimpa putrinya. Latihan paskibra yang dijalani anaknya sudah berlebihan. Hal itu dikatakan Farid karena dirinya Purna Paskibraka. Perlakuan berlebihan itu diberikan oleh para seniornya secara fisik dan psikologis, bukan para pelatih Paskibra.
.
Farid mengatakan, Aurel selalu memendam apa yang terjadi, namun akhir akhir ini Aurel mulai cerita sedikit demi sedikit kepada orang tuanya hal-hal yang sudah berlebihan yang menimpa dirinya, termasuk adanya fakta terbaru bahwa Aurel dipaksa oleh senior untuk makan jeruk beserta kulitnya. Ayah Aurel tidak memberikan teguran atau jalur hukum kepada senior Aurel karena putri kesayangannya akan diberikan hukuman lebih berat lagi. Farid menambahkan, Aurel nampak tidak berdaya secara fisik untuk menjalani aktivitas pada pukul 4 pagi hari itu. Dia pun ambruk seketika. Aurel sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak dapat tertolong.
.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tangerang Selatan Warta Wijaya mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar posisi Aurel sebagai pembawa baki bendera agar tak digantikan atau dikosongkan sebagai bentuk penghormatan atau penghargaan kepada Aurel. Terkait lebam yang ditemukan di tubuh Aurel, menurut Warta tidak dapat langsung disimpulkan hasil kekerasan yang didapat dari latihan paskibraka. Ia menyebut lebam tersebut bisa disebabkan oleh banyak faktor. Warta masih melakukan pendalaman ke anggota masing-masing ada atau tidaknya unsur kekerasan. Tapi Warta bisa pastikan dalam pola pembinaannya tidak ada unsur kekerasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pungutan 50 Juta untuk Mahasiswa Baru UNG Angkat Bicara

Kampus UNG Angkat Bicara Soal Pungutan 50 juta rupiah ke Mahasiswa BaruFakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) sedang diterpa isu pungutan wajib 50 juta rupiah pada calon mahasiswa baru. Jika sumbangan itu tidak dibayar pada 22 – 26 Juli 2019 lalu, maka mahasiswa baru FK UNG dianggap mengundurkan diri. […]

Subscribe US Now