Menristekdikti Minta Universitas Mendata Akun Media Sosial Mahasiswa

masukkampus

Dalam rangka menanggulangi radikalisme dan intoleransi mahasiswa, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, meminta universitas mendata akun media sosial pegawai, dosen, dan mahasiswa-nya. Hal itu diungkapkan bukan bermaksud membatasi aktivitas mahasiswa terutama kegiatan akademik maupun demonstrasi.
.
Menurut Nasir, pendataan nomor telepon dan akun media sosial bisa mempermudah pihak universitas atau pihak berwajib untuk melacak ideologi seseorang. Ia mengatakan tidak ada kepentingan apapun selain ingin menangkal radikalisme. Ia juga mengungkapkan, dari media sosial dan nomor telepon bisa terlacak terkait ada tidaknya kegiatan ekstrem di kampus.
.
Kedepannya, Kemenristekdikti bisa juga bekerja sama dengan lembaga lain seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menganalisis akun-akun media sosial mahasiswa demi menangkal radikalisme yang terjadi di kampus nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Penegasan Menristekdikti Biaya Kuliah di Kampus Negeri Harus Sesuai Kemampuan Mahasiswa

Menristekdikti Mohammad Nasir menegaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditetapkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan mahasiswa. Melalui Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No 39 tahun 2017 tentang Uang Kuliah Tunggal, menetapkan besaran biaya yang ditanggung setiap mahasiswa per semester berdasarkan kemampuan ekonominya. Mahasiswa tidak […]

Subscribe US Now