Pemerintah Kuwait Berikan Beasiswa ke Kuwait University untuk SMA/SMK di Indonesia

masukkampus

Pemerintah Kuwait memberikan beasiswa kepada pelajar di Indonesia untuk mengikuti program sarjana (S1) di Kuwait University. Beasiswa ini mencangkup tiket pulang-pergi, biaya perkuliahan dan buku, serta fasilitas asrama dan makan.
.
Beasiswa ini menawarkan untuk Studi Islam/Islamic Studies di College of Sharia and Islamic Studies dan Sastra Arab di College of Arts (Arabic Language and Literature). Penawaran ini ditujukan untuk lulusan SMA/SMK/sederajat dengan maksimal lulusan tahun 2018 (lulusan tahun 2017 dan tahun sebelumnya tidak dapat mendaftar).
.
Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan softcopy dokumen yang dibutuhkan kepada KBRI Kuwait melalui email: kuwait.kbri@kemlu.go.id dengan batas waktu pendaftaran sampai dengan 31 Juli 2019 pukul 24.00 WIB. Apabila peserta lolos akan dihubungi untuk mengirimkan dokumen asli seluruh persyaratan ke KBRI Kuwait dan KBRI Kuwait akan membantu mengurus persamaan ijazah di berbagai instansi Pemerintah Kuwait.
.
Dokumen yang harus disiapkan apabila ingin mengikuti beasiswa ini yaitu CV dan surat pernyataan bahasa Inggris ditandatangani pelamar dan orang tua/wali, paspor RI masa berlaku minimal sampai Maret 2021, ijazah SMA/SMK/sederajat, serta terjemahannya dalam bahasa Arab, daftar Nilai SMA/SMK/Sederajat, serta terjemahannya dalam bahasa Arab, rekap rekapitulasi nilai kelas 12 SMA/SMK/Sederajat, serta terjemahannya dalam bahasa Arab, surat keterangan sehat dari rumah sakit atau klinik dalam bahasa Inggris atau bahasa Arab, serta pasfoto berwarna ukuran 4×6 cm dengan latar belakang biru.
.
Informasi lengkap mengenai beasiswa dapat dilihat melalui pengumuman resmi Kementerian Luar Negeri pada laman kemlu.go.id/kuwaitcity/id/news/1264/pengumuman-nomor-058kwtvii201803-tentang-informasi-beasiswa-program-sarjana-di-kuwait-university-tahun-ajaran-20192020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tahun 2020, Menristekditi Targetkan 2 PTN-BH Dipimpin Rektor Asing

Sejak tahun 2016, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir berniat untuk membuat kebijakan merekrut professor asing menjadi pemimpin PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Namun, kebijakan tersebut tidak dapat diimplementasikan setelah mendapat respon negatif dari kalangan akademisi dalam negeri..Nasir kembali akan membuat kebijakan ini pada tahun 2020 mendatang dengan menargetkan […]

Subscribe US Now