Sesuaikan Sistem Zonasi Menristekdikti Berencana Menurunkan Kuota SNMPTN

masukkampus

Penerimaan mahasiswa baru melalui sistem Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau biasa disebut dengan jalur undangan dilakukan menggunakan pertimbangan nilai rapor dan status akreditasi sekolah dalam pemberian kuota di penerimaan mahasiswa baru. Semakin tinggi status akreditasi sebuah sekolah, maka semakin banyak kuota yang diberikan untuk masuk PTN melalui jalur tersebut.
.
Namun saat ini, sistem tersebut dinilai oleh Mendikbud bertentangan dengan kebijakan sistem zonasi yang diterapkan Kemendikbud dalam Penerimaan Peserta Didik Baru. Kebijakan yang masuk tahun ketiga penerapannya ini justru bertujuan menghapus label sekolah favorit pada sekolah negeri.
.
Berdasarkan hal ini, kedepannya Kemenristekdikti akan melakukan evaluasi terutama pengkajian ulang mengenai peluang untuk mengurangi kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN ini.
.
Menristekdikti mengatakan rencananya mengenai penurunan kuota SNMPTN dan dialokasikan lebih besar lagi di kuota SBMPTN. Kuota SNMPTN semula 30 persen kemungkinan 20 persennya akan digeser menjadi kuota SBMPTN mengingat seleksi SBMPTN saat ini sudah semakin baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tiga PTN Favorit Pendaftar SBMPTN Terbanyak UNS Urutan Kedua

Proses pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah usai. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah memberikan informasi progress pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara nasional dengan total jumlah peserta sebanyak 714.652. . Berdasarkan pendaftaran ini, Wakil Rektor UNS Bidang Akademik sekaligus Ketua Seleksi Penerimaan […]

Subscribe US Now