Ekonomi Tak Menghimpit Prestasi Ananda Hafidh Rifai Sosok Peraih UNBK Sempurna

masukkampus

Pengumuman kelulusan merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh siswa-siswi tingkat akhir sekolah. Termasuk Ananda Hafidh Rifai, salah satu siswa kelas XII MIPA VI asal SMA Negeri 4 Surakarta yang juga turut menanti pengumuman tersebut.
.
Hafidh, begitu sapaan akrabnya, merupakan seorang anak dari keluarga sederhana asal Desa Wirogunan, Sukoharjo. Sang ayah telah meninggal sehingga kehidupan keluarganya hanya bergantung dari hasil jerih payah sang ibu yang menjual mainan anak-anak di depan sekolah dasar.
.
Kendatipun demikian, Hafidh mengaku tidak pernah malu untuk mengakui pekerjaan ibunya. Bahkan dirinya dengan senang hati membantu ibunya membungkus dan merapikan dagangan ibunya bahkan melayani pembeli di sekolah dasar tersebut. Hafidh bersama ketiga adik dan ibunya tinggal berdesak-desakan dalam satu kamar di rumah peninggalan neneknya dan berbagi rumah dengan pamannya.
.
Semenjak kematian ayahnya ketika duduk di bangku kelas X, Hafidh mengajukan biaya keringanan ke sekolah. Melalui medali perak yang diraih dari mata pelajaran Astronomi di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2017, Hafidh berhasil memperoleh bantuan beasiswa dari pihak sekolah.
.
Di tengah keterbatasan itu, ternyata Hafidh berhasil memperoleh nilai UNBK secara sempurna. Keempat mata pelajaran yang diujikan yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Kimia, dan Bahasa Inggris semua dibabat habis dengan nilai 100. Hafidh mengaku tidak pernah memasang target apapun untuk UNBK. Terlebih dirinya harus berjuang sendiri karena tidak bisa mengikuti bimbingan belajar tambahan dan hanya belajar secara otodidak dari internet di sela waktunya mengurus ketiga adiknya.
.
Kini, Hafidh telah resmi menjadi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Gajah Mada (UGM) melalui jalur SNMPTN. Hafidh juga mengikuti program bidikmisi sehingga tidak perlu mengkhawatirkan mengenai biaya pendidikan selama kuliah.
.
Hafidh ditanya mengenai motivasi apa yang menjadi penyemangat dirinya hingga membuat ia berhasil mendapatkan nilai sempurna itu.
.
“Buat Ibu,” begitu jawaban singkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Masih Ada Kesempatan Satu Hari Lagi untuk Daftar STMKG

STMKG merupakan Perguruan Tinggi atau Sekolah Kedinasan di lingkungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG. Melalui akun twitter @stmkgofficial, mengumumkan bahwa bagi yang belum sempat daftar ataupun belum menyelesaikan finalisasi, PTB STMKG diperpanjang sampai besok, 20 Mei 2019. . Tahun ini, STMKG membuka kuota penerimaan calon taruna-taruni STMKG sebanyak […]

Subscribe US Now