Dosen ITS Ciptakan Kamera Cepat untuk Deteksi Identitas

masukkampus

SIFARS atau Smart ITS Face Recognition System merupakan sebuah teknologi terobosan baru karya Tim Peneliti dari Fakultas Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh November.
.
.
SIFARS di klaim mampu mendeteksi keberadaan seseorang atau mengidentifikasi seseorang jauh lebih cpat dan simple jika dibandingkan dengan pengamatan manual dari sebuah kamera CCTV atau kamera IP.
.
.
“Misalnya dalam satu daerah terdapat ribuan CCTV, hal ini tentu akan memakan waktu lama untuk mendeteksi identitas seseorang,” kata salah satu anggota tim peneliti, Supeno Mardi Susiki Nugroho melalui pesan singkatnya kepada Republika.com
.
.
Cara kerja SIFARS ini ialah dengan mengambil foto yang ingin dikenali lewat CCTV. Selanjutnya, data gambar tersebut dianalisa oleh server untuk kemudian dideteksi dengan teknologi deep learning.
.
.
“Alhasil, sistem ini dapat digunakan tanpa perlu membuat aturan baru sehingga mampu mendeteksi secara cepat,” ujar dosen kelahiran 13 Maret 1970 ini.
.
.
Tak hanya unggul dari segi kecepatan dalam mendeteksi wajah, Uki juga mengklaim hasil luaran SIFARS ini bisa akurat hingga 99 persen.
.
.
Uki berharap, ke depannya SIFARS dapat digunakan pemerintah dan kepolisian. Banyak sekali manfaat adanya SIFARS, seperti untuk bukti forensik, pemantauan keamanan, dan membantu melacak keberadaan seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pemerintah Dorong Kampus Ciptakan Prodi Aktuaria

Pemerintah mengimbau kampus pengelola Perguruan Tinggi untuk mendirikan program studi baru yang dibutuhkan saat ini. Salah satu prodi yang ditargetkan yakni Aktuaria. . . Program studi aktuaria ini belum terlalu banyak dimiliki oleh perguruan tinggi di Indonesia padahal lulusannya dibutuhkan oleh Industri. . . Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemenristekdikti) […]

Subscribe US Now