Siap-siap, Jawa Barat akan bentuk 10 CEO dari Setiap Perguruan Tinggi

masukkampus

Mencakup 20% dari keseluruhan wilayah Indonesia, Jawa Barat (Jabar) memegang peran penting dalam memacu roda perekonomian bangsa. Didominasi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah alias UMKM (98,5%), persoalan akses penjualan dan pemasaran masih menjadi rintangan bagi para pemain. Menjawab hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar berencana menciptakan 10 CEO per Perguruan Tinggi yang ada di Jabar.

Pemprov Jabar kemudian bekerjasama dengan Indonesia Marketing Association (IMA) untuk mencari list of product yang laku di pasaran. Setelah demand ditemukan, Pemprov akan membentuk perusahaan di desa-desa yang sesuai atau potensial memproduksi produk tersebut.
“CEO-nya adalah para fresh graduate. Saya akan bekerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi di Jabar. Sepuluh orang per perguruan tinggi. Ada sekitar 300 perguruan tinggi di Jabar berarti sejauh ini sudah ada 3.000 CEO yang akan diberi modal hingga dua atau tiga tahun ke depan. Mereka akan diminta untuk membangun potensi desa,” jelas Ridwan.

Para fresh-graduate yang terpilih menjadi CEO ini akan diminta mengelola bisnis di desa-desa di Jabar. Jika desa tersebut berpotensi, maka produk yang dikembangkan berupa produk desa, seperti pertanian, pariwisata, dan lain-lain. Sementara jika desa tersebut kurang berpotensi, maka akan dijadikan rumah produksi

Source: http://marketeers.com/jawa-barat-bakal-ciptakan-sepuluh-ceo-di-setiap-perguruan-tinggi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tekan Radikalisme, MENRISTEKDIKTI Terbitkan Peraturan Menteri untuk Kampus

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) untuk menekan radikalisme di perguruan tinggi. Menristekdikti Mohamad Nasir menyatakan, penting untuk meningkatkan kesadaran mahasiwa terkait ideologi bangsa Indonesia yakni Pancasila. Sebab, munculnya radikalisme memicu adanya ideologi khilafah yang sangat bertentangan dengan ideologi Pancasila “Indonesia ideologinya Pancasila, maka […]

Subscribe US Now